Senin, 06 Mei 2019


                  “ Hilang “
Karya : Benni Fernando Putera


Langit biru kala itu..
Indah sekali, tanpa gelap ataupun mendung
Selalu ada ruang untukku dan dirimu menikmatinya
Selalu ada bahagia untuk kita yang tercipta kala itu
Senyummu..  parasmu.. suaramu.. seolah mendekap tubuh kecilku..
Kamu cantik, dan aku selalu suka memandangimu

Waktu terus berlalu..
Siang dan malam pun kemudian silih berganti datang
Kamu dimana? Padahal aku masih disini tanpa berubah selangkahpun
Aku bingung dengan keadaan ini,
Kamu tiba-tiba menghilang atau aku yang terlambat datang
Dulu kamu datang dengan setumpuk cinta,
Sekarang kamu menghilang meninggalkan sejuta luka
Aku yang terlanjur sayang atau kamu yang terlalu curang
Ini tidaklah adil..
Kamu menghilang disaat aku sedang asiknya menuliskan sajak-sajak cinta
Datanglah, aku belum siap menjalani hari-hari tanpamu
Kamu itu harapanku, kamu itu kebahagiaanku dan kuharap kamu selalu menyadari itu

Langit hari ini biru..
Tanpamu dan tanpa cintamu
Pukul saja terus aku dengan cintamu, biar aku luka, biar aku gila
Dulu kamu itu aku,
Yang selalu ada dan siap menghargai segala perasaan ku
Tapi sekarang, untuk memandangimu saja aku harus melakukannya dari kejauhan
Seperti luka yang juga harus disembunyikan

Kamu itu senjaku..
Yang selalu pergi lalu datang kembali, tapi itu dulu...
Lalu, masih ingatkah kau perjalanan terakhir kita?
Saat itu kita berjalan diantara senja yang sangat indah
Kemudian, kita berpisah diantara persimpangan ketika senja menghilang..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kala itu, ada sebuah cerita sederhana yang mereka ciptakan. tepat saat itu pada bulan agustus 2016, sekumpulan orang yang mereka sebut d...